Review Hostinger
Overall Rating
Reliability 4.6
Price 4.9
Easy to use 4.6
Service 4.6
Feature 4.8
October 2, 2019

Apa itu Hostinger?

Hostinger pertama kali didirikan pada tahun 2004 di Kaunas, Lithuania dengan nama “Hosting Media” sebagai brand perusahaannya.

review hostinger

Tujuh tahun kemudian saat pelanggannya mencapai 1 juta orang, mereka mengganti namanya mejadi Hostinger di tahun 2011 dan sejak saat itu bisnisnya berkembang ke banyak negara termasuk Indonesia, mereka juga mempunyai domain co.id di Indonesia.

Review Hostinger

Dalam review Hostinger kali ini kami akan membahas beberapa aspek yang berbeda dalam paket hosting mereka, sehingga anda dapat menggunakan hasil review kami sebagai pertimbangan untuk membeli paket hosting anda.

Kelebihan Menggunakan Hostinger

Hostinger sendiri merupakan suatu perusahaan penyedia layanan hosting yang sangat besar, dimana mereka melayani 29 juta pengguna di lebih dari 178 negara, dengan 15.000 pelanggan baru setiap harinya, meskipun hostinger merupakan perusahaan besar kadangkala kualitasnya belum tentu sebanding dengan jumlah pelanggannya, adapun beberapa kelebihan yang mereka miliki adalah :

1. Layanan Support yang Cepat dan Baik (8/10)

Umumnya saat kita bertanya customer support dari hostinger maka chat kita langsung direspon kurang dari 5 menit dan segala hal yang menyangkut masalah teknis dijelaskan dengan sangat sistematis tanpa lagi diarahkan ke halaman lain, hal ini tentunya sangat membantu pelanggan yang masih awam terkait web hosting.

Perlu diperhatikan bahwa layanan customer support hanya dapat diakses oleh member saja, jadi jika belum terdaftar sebagai member maka fasilitas ini tidak dapat digunakan.

2. Menggunakan Control Panel Sendiri (Bukan cPanel)

Hostinger membangun control panel hosting mereka sendiri yang menurut saya terlihat sederhana dan mudah digunakan.

Di control panel ini, Kita juga dapat mentrack order akun hosting Kita dengan mudah, seperti perpanjangan, upgrade ataupun mengubah domain.

Jika Kita terbiasa menggunakan cPanel, Kita mungkin akan merasa aneh ketika pertama kali melihat control panel buatan Hostinger.

Tapi, untuk advanced user, hal ini ini tidak akan menjadi masalah. 

3. Garansi 30 Hari Tanpa Syarat

Jika Kita tidak puas dengan layanan Hostinger, uang Kita akan dikembalikan penuh selama 30 hari pertama.

Beberapa web hosting provider umumnya mempunya banyak syarat untuk garansinya, namun hostinger tidak memiliki syarat sama sekali.

4. Layanan Backup Harian dan Mingguan.

Fitur Backup harian dari Hostinger hanya berlaku untuk paket bisnis, sementara fitur backup mingguan dapat digunakan oleh pelanggan dari semua paket.

Yang perlu dipahami adalah limit backup dari Hostinger hanya sebesar 10 GB, bila lewat dari 10 GB maka Hostinger tidak akan bertanggung jawab.

5. Gratis Migrasi Domain dan Hosting

Migrasi sendiri misalnya kita punya  domain dan hosting dari provider lain, maka apabila kita ingin memindahkannya ke provider lain maka Hostinger tidak akan memberikan biaya tambahan atas migrasi yang kita lakukan.

6. Garansi Uptime dengan 5% Credit Claim

Selain memberikan jaminan garansi 30 hari uang kembali tanpa syarat, Hostinger juga memberikan garansi bila Uptime server kurang dari 99,9% seperti yang mereka janjikan, maka pelanggan berhak mengklaim 5% dari total biaya bulanan yang dia keluarkan untuk menyewa hosting di Hostinger.

Jadi semisal biaya bulanan kita sebesar Rp. 120.000, maka kita berhak mengklaim sebesar 5% atau sebesar Rp. 6000 atas nilai uptime yang kurang dari 99,9%

Untuk mengecek nilai uptime dapat melalui link berikut:  https://stats.hostinger.com/

7. Halaman Tutorial yang Lengkap 

Hostinger mempunyai halaman khusus tentang pengetahuan dasar atau tutorial web hosting, domain dan informasi umum yang sangat berguna bagi para pelanggan.

Saya sudah memeriksanya dan kelihatannya memang lengkap.

Kekurangan Menggunakan Hostinger

Sebenarnya Hostinger sendiri cukup adil dengan memberikan garansi 30 hari serta garansi uptime yang menjadi komitmen mereka.

Namun, meski demikian kekurangan Hostinger sendiri sebenarnya cukup fatal apabila ingin kita gunakan layanannya.

1. Server Sering Sekali Mengalami Downtime

Hostinger menggaransi uptime 99,90% setiap bulannya, tetapi dari hasil monitoring yang kami lakukan, hasilnya masih jauh dari harapan.

Begini laporannya dari sejak awal monitoring menggunakan alat Site24x7 dengan interval 1 menit:

Rata-rata uptime Hostinger dalam 3 bulan ini: 99,59%.  Artinya server mereka mengalami downtime selama 2 jam, 59 menit dan 42 detik.

Itu artinya mungkin kita bisa mengklaim credit sebesar 5% dari biaya hosting bulanan  setiap bulannya karena mereka tidak berhasil menjaga servernya tetap stabil di angka 99,90%.

Namun credit sebesar 5 % sendiri sebenarnya tidaklah cukup setimpal mengingat bila harga yang harus dibayar adalah website kita down selama  2 jam 59 menit 42 detik setiap bulannya.

Visitor website kita tentunya akan terganggu manakala mereka mengunjungi website kita dalam keadaan down.

2. Kecepatan Server yang Sangat Lambat

Hostinger mengirimkan rata-rata waktu kecepatan load halaman sebesar 1,922ms (hampir 2 detik). 

Artinya, mereka tidak hanya memiliki server dengan uptime yang buruk saja, tetapi kecepatan load halaman nya pun buruk.

Pikirkan hal ini:

Website dengan delay 1 detik saja dapat mengurangi hal-hal berikut:

  • mengurangi conversion rate 7%
  • mengurangi page views sebesar 11%
  • dan mengurangi tingkat kepuasan customer sebesar 16%

lalu apa jadinya bila delaynya selama 2 detik?

Hal ini tentunya buruk bagi mereka yang menggunakan website sebagai bagian dari kegiatan untuk mencari penghasilan

Hostinger page load time average:

Mungkin saja hal ini disebabkan karena jumlah pelangganya yang sangat besar (29 jt orang) di seluruh dunia menyebabkan Hostinger mengalami overselling.

3. Harus Log In untuk Live Chat

Perlu diketahui hanya pelanggan/member hostinger saja yang dapat menghubungi cust0mer service melalui live chat, sehingga bila kita bukan member tentunya kita tidak dapat menggunkan layanan ini, karena kita tidak bisa Log In ke dalam Hostinger.

Hal ini akan sangat menyulitkan kita bila kita ingin bertanya mengenai produk Hostinger sebelum melakukan pembelian, agak aneh sebenarnya bila layanan ini hanya dikhususkan untuk member.

4. Harga Hosting Yang Murah – untuk Durasi Lama

Lihat Gambar di Bawah :

Dari gambar tampak bahwa semakin lama kita memilih paket langganan maka akan semakin murah pula biaya yang harus kita bayar, misalnya untuk paket 48 bulan atau 4 tahun maka kita hanya akan dikenakan biaya sebesar Rp. 8.739/bulan.

Namun untuk dipahami bila 4 tahun itu bukan waktu yang sebentar, dan kita juga tidak tahu kondisi hostinger ke depannya seperti apa.

5. Gratis SSL tidak tersedia untuk paket Single dan Premium.

SSL Let’s Encrypt adalah sebuah  Free Open Certificate Authority yang menyediakan free SSL / TLS Certificate kepada masyarakat umum.

Artinya SSL Let’s Encrypt seharusnya gratis untuk umum. 

Dan ini menjadi kelemahan Hostinger dibandingkan dengan WebHosting Provider lainnya.

6. Paket Single Memiliki Sumber Daya Terbatas

Paket single hanya mencakup 1 website dengan storage 10 GB, 100GB bandwidth dan hanya dapat membuat satu akun email di 1 MySql database.

Hal ini menjadi masalah untuk website yang ditujukan untuk bisnis, namun bukanlah menjadi masalah bila website itu hanya untuk website pribadi atau portofolio.

7. Servernya Tidak Ada yang Berlokasi di Indonesia

Hostinger Indonesia hanya menyediakan server yang berlokasi di Singapura, Amerika Serkat dan Inggris.

Meskipun kantornya di Indonesia namun mereka tidak memiliki server yang berlokasi di Indonesia.

Rangkuman dari Paket Hostinger

Rangkuman Paket Hosting yang ditawarkan Hostinger

Hostinger menyediakan 3 macam tipe web hosting, mulai dari  ranging from general web hosting, cloud web hosting dan VPS web hosting.

  • Best Web Hosting (Single, Premium and Bisnis): harga mulai dari Rp. 8.739 /bulan. bila kamu baru mulai membuat website maka paket ini sesuai karena cocok untuk website dengan trffic kecil hingga sedang. 

Informasi Penting Lainnya:

  • Pilihan server: Singapore
  • Metode pembayaran: Transfer bank (BCA, BNI, Mandiri dan BRI), Kartu kredit, PayPal, Doku Wallet dan ATM Bersama, Prima, Alto.
  • Aktifasi acount: Akun akan langsung aktif setelah pembayaran terkonfirmasi
  • Control Panel yang digunakan: cPanel Control Panel yang telah dikustomisasi
  • Gratis 1 domain: Jika membeli minimal paket “Web Hosting Premium”
  • Instalasi aplikasi (WordPress, Joomla, Drupal, dll): Dapat di instal dengan sangat mudah, sudah ada tool Softaculous di cPanel.

Apakah Saya Merekomendasikan Hostinger?

Untuk menentukan kualitas web hosting perlu diperhatikan 3 hal yaitu uptime, load page serta support.

Sejauh ini support hostinger bagus (8/10). Tapi saynagnya uptime rata-rata rendah (99.65%) dan waktu loadpagenya lama (1,950ms) kurang bagus secara kualitas.

Sehingga saya tidak merekomendasikan Hostinger.

Pros

  • Harga Murah dan Paket Fleksibel.
  • Fasilitas yang disediakan sangat besar dan unlimited.
  • Respon Customer service  efektif dan sangat cepat.
  • Punya website builder yang bagus.
  • Sangat berpengalaman di dunia Internasional
  • Tampilan yang menarik baik halaman depan maupun pada cPanel

Cons

  • Tidak memiliki server di Indonesia.
  • Performa server cukup buruk.
  • Domain Indonesia tidak tersedia (domain.id).
  • Live chat support hanya untuk para member.